Menu

Pengorbanan Norwich City yang Berujung Keterpurukan

Dengan sukses membuat was-was Chelsea dan mengalahkan Manchester City, Norwich City dipastikan bakal jadi kuda hitam di Liga Inggris 2019/2020. Teemu Pukki, Todd Cantwell dan Emiliano Buendia mencuri perhatian. “Pesta Pukki” juga menjadi topik populer di media sosial. Dikatakan CloverQQ, seiring makin banyaknya orang yang memasukkan namanya ke dalam skuad Fantasy Premier League (FPL), performa Pukki dan rekan satu timnya menurun.

Pasukan Daniel Farke tidak pernah meraih kemenangan sejak mengalahkan Manchester City (14/9). Dalam waktu kurang dari tujuh pertandingan dalam waktu sekitar dua bulan, Canary sudah menelan enam kekalahan dan satu hasil imbang.

Banyak hal yang dapat disalahkan atas kinerja Norwich yang menurun. Diawali dengan cederanya beberapa pemain kunci seperti Onel Hernandez dan Timm Klose. Jadi lewatkan memanfaatkan peluang di lapangan. Pertandingan melawan Watford adalah contoh bagaimana Canary sering kali kehilangan poin.

Kekalahan dari Watford meninggalkan Norwich di posisi terbawah Liga Premier Inggris 2019/2020 untuk pertama kalinya. Sesuatu yang tidak bisa dipahami ketika Anda mempertimbangkan hari-hari ketika Pukki dan teman-temannya mengebom target Ederson Moraes.

Jika kita melihat lebih dalam, Norwich City memang tidak dalam kondisi bagus sejak awal musim. Mereka hanya mendapat kejutan dengan hat-trick Teemu Pukki dalam kemenangan 3-1 atas Newcastle dan kemenangan 3-2 atas Manchester City. Selain dua laga tersebut, Norwich telah mengalami 9 kekalahan dan 1 hasil imbang hingga pekan kedua belas Liga Inggris musim ini.

Bahkan ada yang mengira kemenangan Norwich atas Manchester City disebabkan Manchester City bermain buruk. Sundulan pertama Kenny McLean masuk saat Sergio Aguero dan Raheem Sterling tidak berjaga di tiang dekat. Gol kedua Cantwell dicetak setelah Kyle Walker meninggalkan garis pertahanan dan meninggalkan Pukki offside. Sedangkan gol ketiga merupakan pelanggaran oleh Nicolas Otamendi.

Manchester City terus mendominasi permainan dengan 68,6%, 16 tendangan sudut dan 18 peluang. Norwich hanya menyerang secara sporadis dengan sangat efektif pada saat itu. Ederson bahkan tidak menyelamatkannya selama pertandingan.

Ketika mereka bertemu tim lain yang dekat satu sama lain dan menemukan pola permainan terbaik mereka, Norwich bangkrut. Seiring dengan masalah cedera, kurangnya kedalaman tim, Daniel Farke tak mampu berbuat banyak.

Jatuhnya Canaries di Liga Premier musim ini bisa dihindari jika mereka bersedia menghabiskan lebih banyak di pasar musim panas lalu. Mereka hanya menghabiskan total 3,75 juta Pounds di pasar Juli lalu. Angka tersebut jauh di bawah total biaya transfer yang ditanggung dua klub promosi lainnya, Sheffield United dan Aston Villa. Sheffield menghabiskan hingga £ 42,75 juta sementara Aston Villa menghabiskan hingga £ 133 juta.

Farke pun mengakui masalah ini. “Kami tahu bahwa untuk bertahan di sini [Liga Inggris], Anda membutuhkan pemain berkualitas. Harganya sekitar 10-15 juta pound. Tapi kami tidak bisa melakukannya,” kata Farke. “Minggu ini (8/11) saya berharap bisa mendapat banyak poin karena ada bayi yang lahir,” sambungnya merujuk pada Onel Hernandez dan Kenny McLean yang baru melahirkan pekan lalu.

Leicester, Manchester City dan Liverpool adalah contohnya. Mereka bisa berada di atas karena berani mengeluarkan uang untuk pemain yang dirasakan oleh manajernya masing-masing.

Khusus untuk Liverpool, Jurgen Klopp hanya menghabiskan 1,7 juta Pounds di musim panas 2019, namun mereka menghabiskan banyak uang di musim sebelumnya, 2018/2019 (163,9 juta Pounds). Jurgen Klopp juga mengantar The Reds ke final Liga Champions pada akhir musim lalu. Musim ini dia masih mengandalkan tim yang sama dan lebih fokus pada regenerasi tim.

Kurangnya pengeluaran Norwich di pasar transfer adalah alasan mengapa Pukki dan kawan-kawan gagal melanjutkan momentum mereka setelah mengalahkan juara bertahan Liga Premier Inggris dan itu tidak akan berubah dalam waktu dekat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *