Menu

Cara Merawat Baju Batik Kesayangan Kita Agar Lebih Awet

Cara perawatan baju batik harus diperhatikan agar warnanya tetap bagus dan serat tidak mudah rapuh. Dengan perawatan yang tepat, baju batik Anda bisa awet. Lihat 8 cara mengobatinya di artikel ini.

Batik adalah kain bergambar yang dibuat khusus dengan tulisan atau tulisan pada malam hari pada kain. Batik yang dulunya dianggap ketinggalan zaman, namun kini batik juga memiliki desain yang kekinian. Agar anak muda tidak ragu-ragu menggunakannya. Sayangnya, baju batik merupakan salah satu jenis pakaian yang mudah dikenakan. Apalagi jika tidak dirawat dan dicuci dengan baik. Ingin punya batik yang warna dan coraknya masih bagus dan tidak luntur?

Cara mencuci baju batik

1. Cuci menggunakan tangan

Salah satu penyebab warna batik cepat luntur adalah karena proses perawatan yang sulit. Agar warna batik lebih awet, pastikan saat mencuci batik secara manual menggunakan tangan. Selain membuat warna lebih awet, cara pencucian batik ini juga akan menjaga kekuatan serat kain batik agar tidak mudah rapuh.

2. Mesin cuci

Jika memilih mencuci batik dengan mesin, sebaiknya gunakan siklus pencucian biasa. Sebab, terlalu sering mencuci seragam batik dengan mesin yang terlalu cepat bisa jadi malah menggores serat pada kain batik dan menjadikan warnanya tampak pudar.

3. Bisakah saya menambahkan wewangian?

Mungkin ada orang yang ragu menggunakan produk parfum pada pakaian batik. Pasalnya, kandungan kimianya dinilai mampu memudarkan warna batik dengan cepat. Padahal, penggunaan batik diperbolehkan, asalkan memilih pengharum yang mengandung bahan alami. Produk wangi yang mengandung bahan alami dapat melindungi pakaian dari sengatan sinar matahari agar tidak cepat luntur.

4. Tidak perlu meremas

Setelah dicuci, tidak perlu merapikan pakaian yang terbuat dari kain batik. Ini karena kain batik cenderung luntur jika ditekan terlalu keras saat atau setelah dicuci. Bagian yang pudar dapat menyebar ke bagian lain. Jika luntur sudah menyebar maka warna batik akan rusak dan luntur.

5. Cara merawat baju batik, jangan dijemur langsung di bawah sinar matahari

Hindari menjemur pakaian batik langsung di bawah sinar matahari. Menjemur kain batik di bawah sinar matahari dapat dengan cepat memudarkan warna batik dan membuatnya tampak lusuh. Setelah membatik, gunakan gantungan agar wadah cuci dan jemur tidak tertinggal di tempat teduh dan angin. Batik wind dry akan membuat warna dan corak lebih imut seperti baru.

6. Cara merawat baju batik saat menyetrika

Setelah proses pencucian dan pengeringan selesai, nah untuk step berikutnya ialah menyetrika. Gunakan suhu setrika yang tidak terlalu tinggi. Batik yang sering disetrika pada suhu tinggi akan kehilangan warna aslinya. Untuk mengatasi masalah tersebut, sebelum menyetrika, tutupi batik dengan kain tipis. Menyetrika dengan kain lapis lain akan mencegah batik bersentuhan langsung dengan besi dan warnanya lebih awet.

7. Cara menyimpan Batik

Penyimpanan baju batik tidak boleh sembarangan. Usahakan untuk menghemat baju batik dengan cara menggantungnya agar tidak ada kerutan pada baju. Baju batik yang mudah dilipat membuat kain terlihat lusuh. Bagian yang terlipat menyebabkan warnanya memudar.

8. Hindari penggunaan parfum langsung pada kain

Jika selama ini Anda langsung mengoleskan pewangi pada baju batik, sebaiknya hindari kebiasaan ini. Karena kandungan pewangi yang cenderung meninggalkan noda batik yang sulit dihilangkan, batik menjadi kusam dan kurang menarik. Hati-hati juga saat menyemprotkan parfum ke tubuh. Setelah disemprotkan ke tubuh, tunggu beberapa saat hingga parfum di tubuh mengering. Dengan begitu, aroma tidak akan membekas pada baju batik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *