Menu

Cek Alasan Pengajuan Kartu Kredit Ditolak Meski Skor Kredit Baik

Tentunya bagi Anda yang suka berbelanja, kartu kredit saja tidak cukup. Namun, sebelum mengajukan kartu kredit lain, Anda perlu mengoreksi skor kredit dan riwayat kredit Anda. Terkadang, pengajuan kredit ditolak, meski skor dan riwayatnya bagus. Anda pasti tidak mengerti situasinya. Oleh karena itu, inilah alasan mengapa aplikasi kredit Anda ditolak meskipun skor dan sejarahnya bagus menurut pakar kredit bersertifikat FCRA John Ulzheimer, seperti dilansir situs web Wisebrand.

Tidak ada pendapatan

Dalam catatan Ulzheimer, bank akan mengkonfirmasi pendapatan Anda setelah mengajukan kartu kredit. Ini untuk melihat kemampuan Anda dalam membayar cicilan. Oleh karena itu, jika penghasilan Anda mencukupi, aplikasi Anda akan diterima. Meski begitu, ada cara lain untuk bisa lulus ujian ini. Anda hanya perlu memasukkan “pendapatan keluarga”. Misalnya, jika Anda tidak bekerja sebagai suami, tetapi istri Anda bekerja. Anda bisa memasukkan penghasilan istri Anda.

Memiliki sejarah kredit yang buruk di masa lalu

Selain itu, memiliki riwayat kredit yang buruk di masa lalu juga bisa menjadi alasan bank menolak aplikasi Anda. Menurut Ulzheimer, industri perbankan memiliki ingatan yang sangat baik tentang sejarah Anda. Karenanya, jika Anda terlambat membayar cicilan, bank akan mencatatnya. Jadi bank memiliki rekor jika Anda memiliki sejarah yang buruk. Meskipun Anda telah mengoreksi cicilan Anda, bank terus menilai cerita Anda sebagai negatif.

Menggunakan kartu kredit terlalu sering

Penggunaan kartu kredit yang sangat tinggi bisa menjadi bumerang. Semakin banyak kredit yang Anda miliki dalam hal kredit, semakin besar kemungkinan skor Anda semakin buruk. Selain itu, menurut Ulzheimer, bank juga memiliki opsi untuk menolak aplikasi Anda, karena kartu kredit sering digunakan.

Skor kredit “terlalu bagus”

Oleh karena itu, Ulzheimer juga mengatakan, perbankan tidak hanya melihat skor kreditnya, tetapi juga dari sisi pendapatannya. Sekalipun skor Anda sangat bagus, tetapi hanya memberikan sedikit keuntungan, bank dapat menolak aplikasi Anda.

Banyak yang menggunakan kartu kredit untuk mencari promosi

Terakhir, Ulzheimer menjelaskan, menggunakan kartu kredit untuk melakukan terlalu banyak promosi dianggap sebagai perbankan yang buruk. Ini karena bank melihat penggunaannya tidak menguntungkan bagi mereka. Juga, Anda mencari promosi bunga 0% yang dapat menghabiskan banyak biaya bagi bank, karena mereka tidak lagi menghasilkan keuntungan. Saat ini banyak juga konsumen yang meminta kartu kredit hanya untuk mencari promosi. Oleh karena itu, bank bisa saja tidak menerima pengajuan kartu kredit Anda.

Inilah beberapa alasan mengapa pengajuan kartu kredit Anda ditolak meski mendapatkan skor kredit tinggi. Dengan mempelajari hal di atas, risiko aplikasi Anda ditolak menjadi minimal. Sehingga Anda bisa mendapatkan kartu kredit dari bank lain dengan mudah. Meski begitu, mengajukan kartu kredit sekarang sangatlah mudah. Pasalnya, pengajuan kartu kredit bisa dilakukan secara online, misalnya di www.idscore.id. E-commerce keuangan nomor satu di Indonesia menyediakan kartu kredit ke berbagai bank.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *